SOSIOLOGI 7 AGUSTUS 2020

Mapel    :     Sosiologi

Bab        :     1

Judul     :     Pengertian Sosiologi.

 

Pengertian Sosiologi

    Sosiologi menurut Auguste Comte (filsuf Perancis) berasal dari kata Yunani dari kata latin sosius yang berarti teman dan Logos yang berati cerita.

Arti sosiologi menurut ahli :

  •  Pitirim sorokin
        Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari :

-    Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala agama, gejala keluarga, dan gejala moral)

-    Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial (gejala geografis, biologis)

-          Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.

  •   Roucek dan warren

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

  •  wiliam F. Ogburn dan mayer F. Nimkopf

sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.


  •  Max weber

Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.

  •  Selo soemardjan dan soeleman soemardi

Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari tentang struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial.

  •   Paul B. Horton

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk dari kehidupan kelompok tersebut.

  •   Soerjono soekanto

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusahan untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

  • Wiliam kornblum

   Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.

  •    Allan johnson

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya memengaruhi sistem itu.

 

Menurut paul B. Horton, ada beberapa langkah dalam penelitian ilmiah yang mudah untuk disusun secara sistematis tetapi tidak selalu mudah untuk dilaksanakan, yaitu sebagai berikut.

  1. Merumuskan masalah
  2. Meninjau kepustakaan 
  3. Merumuskan hipotesis
  4. Merencanakan desain penelitian
  5. Mengumpulkan data 
  6. Menganalisis data
  7.  Menarik kesimpulan

         

Share: